HOME
Home Berita BUPATI NATUNA BERTEMU DENGAN ANGGOTA PGRI

BUPATI NATUNA BERTEMU DENGAN ANGGOTA PGRI

Dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur Bupati Natuna Drs. H, Ilyas Sabli,M.Si juga melakukan pertemuan dengan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ada di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna menyampaikan kondisi anggaran daerah untuk tahun ini mengalami defisit sekitar 500 milyar dari nilai yang telah diajukan/ditetapkan, sehingga secara terpaksa diadakan pemangkasan pada beberapa program kegiatan.

Menyikapi isu yang beredar belakangan ini, ditegaskan bahwa tidak akan ada pemangkasan tunjangan daerah bagi para pegawai, dan tidak akan merumahkan Pegawai Tidak Tetap (PTT) maupun Guru Tidak Tetap (GTT). Karena keberadaan aparatur merupakan ujung tombak pelaksanaan pembangunan. Oleh karenanya diharapkan kepada seluruh aparatur dapat menyikapi isu tersebut dengan bijak. Demikian ditegaskan Bupati Natuna saat pertemuan dengan Pengurus dan Anggota PGRI Serasan dan Serasan Timur beberapa waktu lalu di Balai Pertemuan Masyarakat Kecamatan Serasan (BPMKS).

Dijelaskan Bupapti saat ini formasi PTT dan GTT yang bertugas diseluruh wilayah Pemerintah Kabupaten Natuna berjumlah 2800 orang dan sudah memenuhi kuota formasi tugas yang ada, terlebih lagi telah ditetapkan memorarium yang melarang penambahan jumlah aparatur sehingga tidak mungkin untuk menambah jumlah tersebut. Namun demikian jika ada peluang penambahan formasi, Pemerintah Daerah tidak akan menutup peluang tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Drs. H. Agus Supardi, M.Si melaporkan bahwa dengan adanya pengurangan anggaran daerah, program kerja bidang pendidikan, baik dana Bos, Bros, Beasiswa dan lain sebagainya tidak akan berubah namun nilainya akan disesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada. Oleh karenanya telah diedarkan kepada Unit Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan di seluruh kecamatan untuk merekapitulasi ulang jumlah peserta didik yang ada untuk dihitung kembali dengan menyesuaikan anggaran yang ada.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dikatakan juga telah mendapatkan instruksi untuk mengusulkan dan mengawal Dana Alokasi Khusus sebesar 23 Milyar yang diperuntukkan guna membangun gedung fisik SD Negeri 004 Air Ringau, RKB, Laboratorium dan pembangunan gedung SD bertingkat, dan selanjutnya akan berupaya mengusulkan sumber APBD secara terus menerus untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terutama bagi sekolah yang berada di wilayah perbatasan.

“Saat ini terdapat perbedaan status GTT dan Guru Komite dengan jumlah gaji yang sudah tidak ideal, oleh karenanya sudah ditetapkan sejak akhir tahun 2014, jumlah gaji Komite akan disamakan dengan PTT melalui dana Bros melalui aturan yang ditetapkan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan dana tersebut,” jelas Agus.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Serasan, Nazaruddin menyampaikan bahwa keanggotaan yang tergabung dalam organisasi profesi ini berjumlah 239 orang di Kecamatan Serasan dan 105 orang di Kecamatan Serasan Timur yang berasal dari guru TK, SD dan SLTA.

Harapan dari seluruh anggota PGRI tidak lain berupa dukungan pemenuhan sarana dan prasarana pendukung sehingga terwujud pelaksanaan pembangunan bidang pendidikan sebagaimana yang diharapkan bersama.

Selain itu pula diselenggarakan pengobatan massal gratis dan pembagian kacamata baca di Puskesmas untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

 

(Ditulis oleh : Seri Lulus/Santi)**

 

Statistik Kunjungan

Kami punya 67 tamu online

October 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4