HOME

Kemen. KOMINFO RI

Pemkab. NATUNA

Natuna MEDIA

Home Berita KONEKTIVITAS SEBAGAI PENDUKUNG PERCEPATAN PEMBANGUNAN

KONEKTIVITAS SEBAGAI PENDUKUNG PERCEPATAN PEMBANGUNAN

Bupati Natuna, Drs. H. Ilyas Sabli,M.Si mengemukakan konsep pembangunan saat ini sangat sesuai bagi upaya pemerataan bagi pembenahan infrastruktur, yaitu dengan memberikan peluang bagi Pemerintahan Desa untuk mengelola anggaran secara mandiri untuk menentukan kebijakan prioritas yang cenderung beragam disetiap desa.

Untuk mendukung hal tersebut, infrastruktur dasar pendukung harus dibenahi terlebih dahulu, terutama sarana konektivitas (transportasi laut dan pelabuhan bongkar muat), pelayanan listrik, air bersih dan lain sebagainya terutama bagi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang ada.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Natuna dalam sambutannya pada acara pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Subi dalam rangka monitoring dan evaluasi pembangunan daerah di Gedung Serbaguna Kecamatan Subi beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Bupati bahwa Kabupaten Natuna saat ini masih bergantung pada dana bagi hasil migas (DBH) yang saat ini mengalami penurunan nilai, oleh karenanya Pemerintah Daerah saat ini sedang berupaya mengusulkan berbagai kegiatan pada APBD tingkat Provinsi maupun APBN untuk mewujudkan percepatan dan pemerataan pembangunan daerah.

Beliau juga menyikapi permasalahan pengelolaan dan perdagangan perikanan yang selama ini dilakoni oleh sebagian nelayan ikan budidaya dengan konsumen dari Hongkong yang telah terjadi sejak lama, kedepan Bupati ingin mencarikan solusi dan regulasi tepat agar masyarakat Kecamatan Subi khususnya tidak menyalahi aturan perdagangan lintas negara serta menjadikan sektor perikanan ini sebagai salah satu sumber pendapatan asli kecamatan maupun desa melalui pemberdayaan kelompok usaha bersama perikanan setempat.

Menyikapi tuntutan terhadap keberadaan lembaga perbankan di Kecamatan Subi, Bupati Natuna mengatakan bahwa PT. Bank Riau Kepri berencana akan membuka kedai perbankan di Kecamatan Subi yang akan beroperasi pada awal 2016, hal ini terkesan agak lamban dari perencanaan mengingat proses perizinan yang cukup panjang.

Bupati Natuna juga menyikapi permasalahan kepemilikan lahan Bandara ex Jepang yang diklaim oleh Pihak AURI, Pemerintah Daerah akan mempertahankan kepemilikan maupun pengelolaan lokasi tersebut mengingat terdapat lahan yang telah disahkan sebagai milik masyarakat setempat. Namun jika kedepan telah disyahkan AURI sebagai pemilik lahan, Pemerintah Daerah akan berupaya untuk melobi agar lokasinya dapat dipindahkan di Subi Besar mengingat aktivitas bandara akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi tersebut.

Selain dari itu, menyikapi penyelenggaraan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan awal bulan depan, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan suara, menjaga suasana tetap kondusif serta tertib sebagai wujud kedewasaan dalam pergaulan berdemokrasi.

Kepada Aparatur Pemerintahan pula dipesankan agar senantiasa menjaga netralitas, mendukung dalam mensukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut sebagai salah satu tahapan penting pembangunan menuju kemajuan daerah.

Pada kesempatan yang sama diserahkan secara simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS yang akan ditujukan untuk pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Dalam rangkaian Kunjungan Kerja Pemerintah Daerah kali ini, Bupati Natuna juga berkesempatan meninjau dan meresmikan Pembangunan Jalan Desa (PNPM Tahun 2014) dan Pelabuhan Desa Meliah serta meresmikan operasional Pabrik Bata dan Balai Kesehatan Desa Meliah Selatan.

Selain itu pula diselenggarakan pengobatan massal gratis dan pembagian kacamata baca di Puskesmas untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

 

(Ditulis oleh : Ariful/Santi)**

 

Statistik Kunjungan

Kami punya 38 tamu online

August 2017
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2