HOME
Home Berita Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Pelabuhan Roro Oleh Bupati Natuna

Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Pelabuhan Roro Oleh Bupati Natuna

Ranai. Bupati Natuna, Drs. H. Ilyas Sabli, MSi secara resmi melakukan pemancangan tiang pertama pembangunan pelabuhan roro yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Payung, Penagi Ranai, (10/9) pagi sebagai tanda dimulainya pekerjaan pembangunan pelabuhan roro.

Pembangunan pelabuhan roro merupakan salah satu program kegiatan yang diterima Pemerintah Kabupaten Natuna dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada tahun ini.

Bupati Natuna dalam sambutannya menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan roro sebagai upaya peningkatanp pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, Pemerintah Kabupaten Natuna membangun berbagai pembangunan infrastruktur dasar.

Bupati menyampaikan pembangunan disisi perhubungan laut sangat penting disiapkan. Bersumber dari APBN, mulai dari tahun 2012 telah dimulai dengan meningkatkan pelabuhan perintis di kecamatan-kecamatan seperti di Kecamatan Serasan, Kecamatan Midai, Kecamatan Subi dan Kecamatan Pulau Laut. Hingga sampai dengan tahun 2015 ini, dana yang dikucurkan oleh pusat untuk pembangunan sarana perhubungan laut ini telah memakan dana sebesar Rp. 331 Miliyar.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa langkah demi langkah terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna di berbagai sektor pembangunan di setiap bidang. Sebelumnya di bidang transportasi udara telah dibanguna Bandar Udara Ranai dan telah selesai dilaksanakan, dan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

Dengan terbangunnya pelabuhan roro diharapkan aktivitas perekonomian masyarakat Kabupaten Natuna nantinya lebih lancar.

Selain itu Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Natuna Bapak Wan Siswandi, S.Sos,M.Si menyampaikan bahwa terbangunnya pelabuhan kapal roro ini nantinya akan dimanfaatkan untuk melayani penumpang beserta kendaraan serta muatan yang dibawanya. Dan rute yang akan dilewati oleh kapal roro ini nantinya yakni dari Tanjungpinang menuju Tarempa, Ranai kemudian menuju ke Kalimantan.

Siswandi juga menambahkan bahwa mengingat kafasitas pelabuhan yang sudah ada saat ini masih kecil sehingga menyulitkan proses bongkar muat kapal-kapal kargo yang ingin menurunkan barang-barang pokok untuk kebutuhan masyarakat, maka dengan pelabuhan roro ini nantinya bisa di manfaatkan untuk bongkar muat barang kapal kargo jika tidak ada aktifitas kapal roro yang masuk dan keluar.

Akan tetapi dengan hal itu akan diutamakan dengan tugas dan fungsi dari pelabuhan roro tersebut.

(Ditulis oleh : Sumardi/ Handi)*

 

Statistik Kunjungan

Kami punya 9 tamu online

December 2017
S M T W T F S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6